bahan kimia pengolahan air

Perbedaan dan aplikasi PAM kationik, anionik, dan nonionik?

Poliakrilamida(PAM) adalah polimer serbaguna yang banyak digunakan dalam pengolahan air, pembuatan kertas, ekstraksi minyak, dan bidang lainnya. Berdasarkan sifat ioniknya, PAM dibagi menjadi tiga jenis utama: kationik (PAM Kationik, CPAM), anionik (PAM Anionik, APAM), dan nonionik (PAM Nonionik, NPAM). Ketiga jenis ini memiliki perbedaan signifikan dalam struktur, fungsi, dan aplikasinya.

1. Poliakrilamida kationik (PAM kationik, CPAM)

Struktur dan sifat-sifat:

PAM Kationik: Merupakan senyawa polimer linier. Karena memiliki berbagai gugus aktif, ia dapat membentuk ikatan hidrogen dengan banyak zat dan terutama menggumpalkan koloid bermuatan negatif. Cocok digunakan dalam kondisi asam.

Aplikasi:

- Pengolahan air limbah: CPAM sering digunakan untuk mengolah air limbah organik bermuatan negatif, seperti air limbah perkotaan, air limbah pengolahan makanan, dll. Muatan positif dapat bergabung dengan partikel tersuspensi bermuatan negatif untuk membentuk flok, sehingga mendorong pemisahan padat-cair.

- Industri kertas: Dalam proses pembuatan kertas, CPAM dapat digunakan sebagai bahan penguat dan bahan penahan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan kertas.

- Ekstraksi minyak: Di ladang minyak, CPAM digunakan untuk mengolah lumpur pengeboran guna mengurangi filtrasi dan mengentalkannya.

 

2. Poliakrilamida anionik (Anionic PAM, APAM)

Struktur dan sifat-sifat:

Anionic PAM adalah polimer yang larut dalam air. Dengan memasukkan gugus anionik ini pada tulang punggung polimer, APAM dapat bereaksi dengan zat bermuatan positif. Polimer ini terutama digunakan untuk flokulasi, sedimentasi, dan penjernihan berbagai air limbah industri. Cocok digunakan dalam kondisi basa.

Aplikasi:

- Pengolahan air: APAM banyak digunakan dalam pengolahan air minum dan air limbah industri. APAM dapat memadatkan partikel tersuspensi melalui netralisasi listrik atau adsorpsi, sehingga meningkatkan kejernihan air.

- Industri kertas: Sebagai bahan pendukung retensi dan filtrasi, APAM dapat meningkatkan kinerja filtrasi air pada pulp dan kekuatan kertas.

- Penambangan dan Pengolahan Bijih: Selama proses flotasi dan sedimentasi bijih, APAM dapat mendorong sedimentasi partikel bijih dan meningkatkan tingkat perolehan bijih.

- Perbaikan Tanah: APAM dapat memperbaiki struktur tanah, mengurangi erosi tanah, dan banyak digunakan dalam pertanian dan hortikultura.

 

3. Poliakrilamida Nonionik (PAM Nonionik, NPAM)

Struktur dan Sifat:

Polimer PAM nonionik adalah polimer atau polielektrolit berbobot molekul tinggi dengan sejumlah gen polar dalam rantai molekulnya. Polimer ini dapat mengadsorpsi partikel padat yang tersuspensi dalam air dan menjembatani antar partikel untuk membentuk flokula besar, mempercepat pengendapan partikel dalam suspensi, mempercepat penjernihan larutan, dan meningkatkan filtrasi. Polimer ini tidak mengandung gugus bermuatan dan sebagian besar terdiri dari gugus amida. Struktur ini membuatnya menunjukkan kelarutan dan stabilitas yang baik dalam kondisi netral dan asam lemah. Polimer PAM nonionik memiliki karakteristik bobot molekul tinggi dan tidak terlalu terpengaruh oleh nilai pH.

Aplikasi:

- Pengolahan Air: NPAM dapat digunakan untuk mengolah air dengan kekeruhan rendah dan kemurnian tinggi, seperti air rumah tangga dan air minum. Keunggulannya adalah memiliki kemampuan adaptasi yang kuat terhadap perubahan kualitas air dan pH.

- Industri tekstil dan pewarnaan: Dalam pengolahan tekstil, NPAM digunakan sebagai pengental dan penstabil untuk meningkatkan daya rekat pewarna dan keseragaman pewarnaan.

- Industri metalurgi: NPAM digunakan sebagai pelumas dan pendingin dalam pengolahan logam untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi pengolahan.

- Pertanian dan hortikultura: Sebagai pelembap tanah, NPAM dapat meningkatkan kapasitas retensi air tanah dan mendorong pertumbuhan tanaman.

 

Poliakrilamida kationik, anionik, dan nonionik memiliki bidang aplikasi dan efek yang berbeda karena struktur kimia dan karakteristik muatannya yang unik. Memahami dan memilih jenis poliakrilamida yang tepat sangat penting.PAMJenis ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dan efek pemrosesan untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri.

PAM

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Waktu posting: 11 Juni 2024

    Kategori produk