Dalam dunia pengolahan air,Polialuminium Klorida(PAC) telah muncul sebagai koagulan yang serbaguna dan efisien. Dengan penggunaannya yang luas dalam pemurnian air minum dan instalasi pengolahan air limbah, PAC menjadi perbincangan hangat karena kemampuannya yang luar biasa untuk menjernihkan air dan menghilangkan kontaminan. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara kerja PAC dan signifikansinya di bidang pengolahan air.
Kimia di Balik PAC:
Polialuminium Klorida adalah senyawa kimia yang terdiri dari aluminium dan klorin, dengan rumus AlnCl(3n-m)(OH)m. Sifatnya yang serbaguna berasal dari fakta bahwa ia dapat berada dalam berbagai bentuk tergantung pada rasio aluminium terhadap klorida dan derajat polimerisasi. Variasi ini memungkinkan PAC untuk beradaptasi dengan berbagai tantangan pengolahan air.
Koagulasi dan Flokulasi:
Fungsi utama PAC dalam pengolahan air adalah koagulasi dan flokulasi. Ketika PAC ditambahkan ke air baku, ia mengalami hidrolisis. Selama proses ini, ia membentuk flok aluminium hidroksida, yang sangat efektif dalam menangkap kotoran yang tersuspensi dalam air. Flok aluminium hidroksida bertindak seperti magnet kecil, menarik dan mengikat partikel-partikel seperti kotoran, bakteri, dan bahan organik.
Penghilangan Kotoran:
Mekanisme koagulasi-flokulasi PAC membantu menghilangkan berbagai kotoran dari air, termasuk padatan tersuspensi, koloid, dan bahkan beberapa zat terlarut. Saat flok tumbuh lebih besar dan lebih berat, flok tersebut mengendap ke dasar tangki pengolahan melalui sedimentasi atau mudah terperangkap oleh filter. Hal ini menghasilkan air yang jernih dan bersih.
Netralitas pH:
Salah satu keunggulan PAC yang menonjol adalah netralitas pH-nya. Tidak seperti koagulan tradisional seperti aluminium sulfat atau ferri klorida, yang dapat mengubah pH air secara signifikan, PAC menjaga tingkat pH relatif stabil. Hal ini meminimalkan kebutuhan akan bahan kimia tambahan untuk menyesuaikan pH, menyederhanakan proses pengolahan dan mengurangi biaya.
Manfaat Menggunakan PAC:
Efisiensi: PAC bekerja secara efektif di berbagai kualitas dan kekeruhan air.
Fleksibilitas: Dapat digunakan untuk pengolahan air primer dan tersier.
Limbah Rendah: PAC menghasilkan lebih sedikit produk sampingan berupa lumpur, sehingga mengurangi biaya pembuangan.
Hemat Biaya: Efisiensi dan netralitas pH-nya menjadikannya pilihan yang hemat biaya untuk instalasi pengolahan air.
Keamanan: PAC umumnya dianggap lebih aman untuk ditangani dibandingkan beberapa koagulan lainnya.
Penerapan PAC:
PAC banyak digunakan di berbagai industri, termasuk pengolahan air kota, pengolahan air limbah industri, dan bahkan di industri kertas dan tekstil. Kemampuannya untuk menghilangkan berbagai macam kontaminan menjadikannya alat yang sangat berharga untuk memastikan pasokan air bersih dan aman.
Kesimpulannya, Polialuminium Klorida (PAC) adalah solusi pengolahan air yang luar biasa yang beroperasi melalui koagulasi dan flokulasi. Efektivitas, fleksibilitas, dan netralitas pH-nya telah menempatkannya sebagai pilihan utama untuk fasilitas pengolahan air di seluruh dunia. Seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan air bersih, PAC tetap menjadi pemain kunci dalam memastikan akses terhadap air yang aman dan layak minum bagi masyarakat di seluruh dunia.
Waktu posting: 11 Oktober 2023