Kolam renang adalah fasilitas umum di banyak rumah, hotel, dan tempat rekreasi. Kolam renang menyediakan ruang bagi orang-orang untuk bersantai dan berolahraga. Saat kolam renang Anda digunakan, banyak zat organik dan polutan lainnya akan masuk ke dalam air bersama udara, air hujan, dan para perenang. Pada saat inilah, penting untuk menjaga kebersihan kolam dan kualitas air tetap aman.
Bagaimana cara menjaga air kolam renang tetap bersih dan aman?
Ketika Anda mulai memikirkan tentang menjaga kualitas air tetap aman, disinfektan klorin adalah pilihan terbaik Anda. Disinfektan klorin adalah cara paling sederhana. Disinfektan klorin dapat membunuh mikroorganisme dan bakteri di dalam air, membantu mencegah penyebaran penyakit. Pada saat yang sama, klorin juga memiliki efek tertentu dalam mencegah pertumbuhan alga di kolam renang. Klorin dapat menjaga air tetap jernih dan membantu memecah kotoran di dalam air. Inilah mengapa disinfektan klorin sangat penting untuk kolam renang. Dan kandungan klorin dalam air lebih mudah dideteksi. Anda dapat mengukur kadar klorin saat ini dan menghitung dosis sesuai dengan metode paling sederhana.
Bagaimana disinfektan klorin menjaga air kolam renang tetap aman?
Disinfektan klorin dapat menghasilkan asam hipoklorit (juga dikenal sebagai "klorin tersedia, klorin bebas") setelah hidrolisis dalam air. Asam hipoklorit memiliki efek disinfektan dan bakterisida yang kuat dan merupakan kunci disinfeksi kolam renang. Asam ini membunuh bakteri seperti salmonella dan E. coli. Klorin di kolam renang menghilangkan bau dan meningkatkan kondisi berenang.
Mengapa kolam renang terkadang berbau klorin?
Dalam perawatan umum, kadar klorin bebas di kolam renang harus dijaga pada tingkat normal (1-4 ppm) agar memiliki efek disinfeksi yang baik. Jika kadar klorin bebas lebih rendah dari tingkat normal, kemampuan disinfeksi menurun dan alga mudah tumbuh. Biasanya pada saat ini, klorin terikat (juga disebut kloramin, yang dihasilkan oleh reaksi klorin bebas dengan zat organik dalam zat seperti urin, keringat, dan sel kulit) dalam air meningkat, sehingga menimbulkan bau klorin yang menyengat dan mengiritasi mata dan kulit perenang. Pada saat ini, perlu menambahkan klorin yang cukup dan mengambil serangkaian tindakan.
Untuk mengetahui jenis-jenis disinfektan klorin dan cara memilihnya, silakan lihat “Bentuk klorin mana yang baik untuk perawatan kolam renang?”
Apakah klorin menyebabkan iritasi mata pada perenang?
Anda mungkin berpikir bahwa klorin di kolam renang memengaruhi Anda jika mata Anda gatal atau memerah setelah berenang. Hal ini membuat Anda lebih takut pada kolam renang yang mengandung klorin. Padahal, sebenarnya tidak demikian. Kadar klorin bebas normal umumnya tidak menyebabkan efek buruk pada perenang. Alasan gejala ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya klorin gabungan (kloramin) dalam air, yang merupakan "penyebab" reaksi buruk Anda.
Tentang perawatan disinfeksi kolam renang
Perawatan dan pengujian klorin yang tepat: Perawatan yang tepat dan pengujian rutin sangat penting untuk memastikan kadar klorin yang tepat di kolam renang. Biasanya dua kali sehari.
Pemantauan kadar klorin secara berkala: Hal ini membantu memastikan bahwa konsentrasi klorin berada dalam kisaran yang direkomendasikan untuk berenang dengan aman.
Keseimbangan pH: Mempertahankan pH yang tepat sangat penting agar klorin dapat bekerja secara efektif. Kisaran pH ideal untuk kolam renang umumnya adalah 7,2 hingga 7,8. Nilai pH di luar kisaran ini akan memengaruhi kemampuan disinfeksi klorin.
Disinfektan kolam renang sangat penting untuk perawatan kolam renang, yang berkaitan dengan kesehatan para perenang. Untuk pertanyaan lebih lanjut tentang perawatan kolam renang dan bahan kimia kolam renang, silakan tinggalkan pesan kepada saya di sales|@yuncangchemical.com.
Waktu posting: 05-Agustus-2024
